Risiko Penyakit Akibat Kurangnya Olahraga Menurut Para Ahli


Olahraga tidak hanya membuat tubuh menjadi lebih sehat, tetapi juga dapat mengurangi risiko penyakit akibat kurangnya aktivitas fisik. Para ahli kesehatan menekankan pentingnya berolahraga secara teratur untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.

Menurut dr. Andi Kurniawan, seorang dokter spesialis kesehatan masyarakat, kurangnya olahraga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan berbagai penyakit kronis lainnya. “Olahraga adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika kita tidak aktif secara fisik, risiko terkena penyakit akan semakin tinggi,” ujar dr. Andi.

Para ahli juga menyoroti pentingnya melakukan olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh dan usia. Prof. Dr. Budi Santoso, seorang ahli gizi dan nutrisi, menekankan bahwa setiap orang perlu memperhatikan jenis olahraga yang cocok untuk mereka. “Olahraga yang berlebihan juga dapat berisiko meningkatkan cedera dan masalah kesehatan lainnya. Penting untuk konsisten dan konsultasi dengan ahli kesehatan sebelum memulai program olahraga,” kata Prof. Budi.

Selain itu, kurangnya olahraga juga dapat berdampak buruk pada kesehatan mental seseorang. Menurut psikolog klinis dr. Anisa Putri, olahraga memiliki efek positif pada kesehatan mental dan dapat mengurangi risiko depresi, kecemasan, dan stres. “Aktivitas fisik dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang membuat kita merasa lebih bahagia dan tenang. Jadi, olahraga bukan hanya baik untuk tubuh, tetapi juga untuk pikiran,” ungkap dr. Anisa.

Dengan demikian, penting bagi setiap individu untuk memperhatikan pentingnya berolahraga secara teratur demi menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko penyakit akibat kurangnya aktivitas fisik. Jangan remehkan manfaat olahraga, karena kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan kita.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa